Phnom Penh sudah selesai zona merah

Otoritas Phnom Penh telah mengumumkan bahwa tidak ada lagi Zona Merah di ibu kota, alih-alih mengunci rumah individu pasien positif Covid-19.

Barikade di bekas Zona Merah di buka di seluruh kota Kemarin setelah dikunci selama hampir sebulan.

Gubernur Phnom Penh Khuong Sreng memerintahkan penghapusan Zona Merah – area berisiko tinggi penyebaran Covid-19 – dan malah memilih buat mengunci hunian atau kondominium individu.

“Pemilik rumah [di gedung yang terkunci] harus bertanggung jawab dan mengaplikasikan langkah-langkah dengan sangat ketat buat menghindari penularan Covid-19 dari satu orang ke orang lain,” kata Sreng.

Dia juga mengemukakan bahwa pemerintah kabupaten harus menjaga kesehatan dan persediaan makanan Beberapa orang yang terkunci di gedung-gedung ini karena persediaan makanan butuh diisi ulang.

Dalam berita terkait, Kementerian Kesehatan telah melihat penurunan kasus Covid-19 harian nasional dengan lebih banyak dilaporkan di provinsi daripada di Phnom Penh.

Hingga Kemarin Pemerintah Provinsi Kampong Cham melaporkan total 255 kasus, dengan 100 pemulihan dan 155 pasien dalam perawatan di Hunian Sakit Provinsi Mekong, sementara sekitar 3.000 orang telah diuji penyakitnya.

Direktur Departemen Kesehatan Propinsi Dr. Kim Sou Phirun mengatakan kepada Khmer Times tempo hari bahwa sebahagian besar kasus positif yakni pelancong dari Phnom Penh dan telah meminta pihak mempunyai wewenang setempat untuk segera memberi tahu Kementerian Kesehatan jika mereka menonton pelancong di desa mereka.
“Kami masih memungkinkan orang bepergian ke Kampong Cham, tapi mereka perlu melakukan Tes Cepat utk mencegah penyebaran Covid-19 ke komune lain,” Jelasnya “Kami hanya mengunci area individu di mana ada wabah Covid-19 atau mengurung mereka di hunian mereka karena tidak perlu mengunci seluruh desa.”

Sementara itu, Administrasi mengumumkan 35 kasus baru Kemarin sebahagian besar pekerja pabrik dari distrik Choeung Prey, Batheay, dan Kampong Siem.

Gubernur Provinsi Un Chanda mengimbau penduduk buat menjaga kesehatan guna mencegah penyebaran penyakit ke warga dengan mengikuti panduan Kementerian Kesehatan.

Di provinsi Prey Veng, 15 kasus positif tercatat pada Selasa, dengan sebagian besar dari mereka juga berasal dari Phnom Penh.

Otoritas propinsi mengatakan bahwa di antara mereka, sembilan telah melakukan perjalanan dari Phnom Penh, empat dari Thailand, dan dua melakukan kontak langsung dengan pasien Covid-19 dari Phnom Penh di distrik Peam Chor. Mereka dirawat di rumah sakit rujukan distrik.

Gubernur Prey Veng Chea Sesuatu meminta mereka yang bepergian dari daerah berisiko tinggi seperti Phnom Penh buat bekerja sama dengan pelacakan kontak untuk menghentikan penyebaran virus corona.

Hingga Senin, Pemerintah Provinsi Takeo menyampaikan ada keseluruhan 474 kasus positif Covid-19 di propinsi itu, dengan 101 pemulihan dan 361 yang lain di hunian sakit.

“Baru-baru ini kami menemukan banyak pekerja yang positif Covid-19 karena mereka bekerja dengan banyak orang dan mudah tertular,” kata wakil gubernur Takeo Ly Saveth, seraya meneruskan bahwa katanya tingkat infeksi akan serentak turun.

Dia Menyampaikan jumlahnya 45 kasus baru teridentifikasi Kemarin sebagian besar Warga pekerja pabrik, dan karyawan bank.

“Saya ingin menyerukan pada pedagang dan Beberapa orang yang telah melakukan kontak langsung dengan pasien utk cepat melapor ke otoritas setempat dan mengambil tes sample sesegera mungkin dan karantina selama 14 hari seperti yang diinstruksikan oleh Kementerian Kesehatan.” dia berkata.

Sementara itu, Pemerintah Propinsi Banteay Meanchey mengumumkan 94 pasien baru Covid-19 kemarin.

Juru berbicara Departemen Kesehatan Provinsi Banteay Meanchey, Roeun Sothy, mengatakan kasus baru itu adalah Beberapa orang dari Kota Poipet dan beberapa pekerja migran dari Thailand.

“Over the past few days, we have observed no positive cases of people coming from high-risk areas, but authorities continue to conduct Rapid Tests on all passengers entering Banteay Meanchey,” he said.

Across the Kingdom, the Ministry of Health reported 393 new cases of Covid-19 yesterday, bringing the keseluruhan number to 23,282. Of the new cases, one was imported and the rest are linked to the February 20 Community Event.

The ministry also recorded three more deaths, bringing the total number of fatalities to 159.

The ministry also recorded 612 recoveries, bringing the total number to 14,955.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *