38 orang melangar uu covid, termasuk 4 warga Kamboja

Mayjen Sam Samoun, Komisioner Polda Kampong Speu, mengatakan polisi Polda Kampong Speu telah menindak dua kasus perdagangan manusia dari kawasan terkunci di Phnom Penh.

Kasus tersebut meliputi penangkapan empat warga Kamboja yang mengangkut orang dan penangkapan 34 warga asing (16 WNI dan 18 Tionghoa).

Jenderal Samoun mengatakan bahwa dalam kasus pertama, pada 20 April 2021, pasukannya menangkap 16 orang Indonesia, termasuk empat wanita dan dua orang Kamboja. Seorang sopir taksi dihentikan di Pasar Udong, Komune Veang Chas, Distrik Udong dan setelah dimintai keterangan, ia dan penumpangnya mengaku berniat menuju Poipet, Provinsi Banteay Meanchey.

Menurut Komisaris Umum, 16 orang Indonesia itu masing-masing didenda 1,2 juta riel ($ 300) dan dikirim ke Departemen Imigrasi Umum untuk ditindaklanjuti.

Secara terpisah, dua warga Kamboja yang merupakan sopir taksi itu ditahan dan dibawa ke pengadilan.

Untuk kasus kedua, pada pagi hari tanggal 23 April 2021, pasukannya terus menindak pengangkutan 18 warga negara Tiongkok di pasar Udong yang sama saat melakukan perjalanan ke provinsi Battambang. Dua orang Kamboja juga ditangkap.

Dalam kasus kedua, Komisaris Umum membenarkan bahwa praktiknya sama dengan kasus orang Indonesia, dengan denda masing-masing 1,2 juta Riel ($ 300) dan dikirim ke Departemen Imigrasi Umum untuk ditindaklanjuti sementara kedua orang Kamboja itu dikirim. ke pengadilan untuk tindakan lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *